MARI KITA HIJAUKAN DENGAN HUTAN BUMI WIRALODRA DEMI MENCEGAH GLOBAL WARMING (PEMANASAN GLOBAL)

Minggu, 13 Desember 2009

Indramayu Mencanangkan Hari Menanam Pohon

Pencanangan Hari Menanam Pohon

Dari Pencanangan Hari Menanam Pohon

Sekda : “ Satu Orang Tanam Satu Pohon”

INDRAMAYU - Sebagai upaya untuk merahabilitasi lahan kritis yang tersebar disejumlah wilayah Indramayu, Pada Hari Rabu (2/12) dicanangkan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) yang juga digabung dengan Bulan Menanam Nasional, dan Gerakan Perempuan Tanam dan Pelihara Pohon (GPTTP) tahun 2009 tingkat Kabupaten Indramayu yang dipusatkan di Blok Janggleng Desa Jatimulya Kecamatan Terisi. Pencanangan dilakukan oleh Sekretaris Daerah Indramayu Drs. Supendi, M. Si yang juga dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Hj. Anna Sophana, Dandim 0616 Indramayu dan peserta lainnya.

Kepala Dinas Kehutanan dan Perkabunan Kabupaten Indramayu Drs. H. Yayan Mulyantoro, MM. mengungkapkan, pencanangan ini dilakukan diatas bekas tanah pangonan yang kemudian lokasi tersebut akan difungsikan sebagai hutan kota. Keberadaan hutan kota di Indramayu telah diatur dengan Indtruksi Bupati Nomor 4 tahun 2008 dimana setap kecamatan agar mengalokasikan ruang terbuka hijau seluas minimal 0,25 hektar.

Yayan menambahkan, untuk realisasi tanam bibit pohon sampai dengan akhir Nopember yang lalu ditargetkan sebanyak 1.500.000 batang pohon dan terealisasi jumlah pohon tertanam sebanyak 1.850.000 batang dari Dishutbun dan 3.209.327 batang dari Perum Perhutani. Diperkirakan sampai akhir tahun 2009 akan tertanam sebanyak 2.968.095 batang pohon di Indramayu. Sementara untuk pohon yang ditanam diantaranya Jati, Mahoni, Glodogan, Kayu Putih, Api-api, dan yang lainnya.

Sementara itu Sekretaris Daerah Kabupaten Indramayu Drs. H. Supendi mengatakan, sebagai bentuk kepedulian dan tanggungjawab terhadap lingkungan, serta untuk mengantisipasi dan meminimalisasi dampak negative pemanasan global, Bupati Indramayu telah mencanangkan program Gerakan Remaja Indramayu Menanam (GRIM). Program itu merupakan suatu kegiatan yang terkordinasi dengan mendayagunakan setiap kemampuan pemerintah dan masyarakat dalam merehabilitasi hutan dan lahan pada wilayah Kabupaten Indramayu.

Sekda menambahkan, gerakan tersebut merupakan gerakan moral untuk mewujudkan agar setiap masyarakat Kabupaten Indramayu menjadi tahu, mau, mampu, dan sadar untuk dapat menanam pohon satu orang satu pohon atau One Man One Tree (OMOT). Kemudian yang tak kalah penting adalah keberadaan Perbup Nomor 45 tahun 2009 sebagai operasional GRIM.

Didalam Perbup tersebut, setiap pasangan calon pengantin, pasangan suami istri yang akan bercerai, siswa/mahasiswa yang telah lulus, masyarakat yang akan membuat/memperpanjang KTP, akta-akta catatan sipil, dan surat-surat kendaraan bermotor, anggota Korpri dan TNI/Polri yang akan naik pangkat/jabatan dan akan diangakt menjadi PNS dapat menyediakan dan menanam minimal dua batang bibit pohon pelindung yang produktif sebagai infaq/sodaqoh. “Untuk itu agar progam ini berjalan baik dan lingkungan kita tercipta dengan nyaman mari kita sukseskan Satu Orang Satu Pohon,” katanya. (dens)***

Sumber : Tabloid Mulih Harja, Rabu, 02 Desember 2009

• TABLOID MULIH HARJA 2009: Pencanangan Hari Menanam Pohon

· TABLOID MULIH HARJA 2009: Pencanangan Hari Menanam Pohon

2 Des 2009 ... Puncak Hari Jadi Kabupaten Indramayu Semarak ... tersebar disejumlah wilayah Indramayu, Pada Hari Rabu (2/12) dicanangkan Hari Menanam Pohon ...
tabloidmh.blogspot.com/.../rabu-02-desember-2009-dari-pencanangan.html - Tembolok

· TABLOID MULIH HARJA 2009: Dari Crew Indramayu Online

22 Sep 2009 ... Sekda : “Aparatur Negara Jangan Kecewakan Rakyat” · Pencanangan Hari Menanam Pohon · 294 Pejabat Pemkab Indramayu di Mutasi ...
tabloidmh.blogspot.com/2009/.../dari-crew-indramayu-online.html - Tembolok

Tampilkan hasil lainnya dari tabloidmh.blogspot.com

· www.bataviase.co.id : Perbup Indramayu Imbau Pengantin Infaqkan ...

Sebagai upaya ineralwbilitasi lal\an-kritis yang tersebar di sejumlah wilayah Indramayu, Rabu (2/ 12) dicanangkan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) ...
bataviase.co.id/detailberita-10358197.html - Tembolok

· Satu Orang Tanam Satu Pohon ****

Sebagai upaya untuk merahabilitasi lahan kritis yang tersebar disejumlah wilayah Indramayu, Pada Hari Rabu (2/12) dicanangkan Hari Menanam Pohon Indonesia ...
www.mediacreative.co.id/.../Satu%20Orang%20Tanam%20Satu%20Pohon.html - Tembolok

· Jakarta Timur Tanam 1.100 Bibit Rayakan Hari Menanam Pohon ...

28 Nov 2009 ... Pemerintah Jakarta Timur pagi tadi menanam 1.100 bibit pohon dalam ... dalam 3 hari terakhir mengurungkan niat ratusan nelayan Indramayu ...
www.indonesiaheadlines.com/.../jakarta-timur-tanam-1100-bibit-rayakan-hari-menanam-pohon.html - Tembolok

· Harian Umum PELITA

3 Des 2009 ... Sebagai upaya merahabilitasi lahan kritis yang tersebar di sejumlah wilayah Indramayu, Rabu (2/12) dicanangkan Hari Menanam Pohon Indonesia ...
www.pelita.or.id/baca.php?id=84557 - Tembolok

· Fokus - Hari Lingkungan Hidup, Siswa TK Tanam Pohon

Nuansa ini terlihat saat murid - murid TK di Indramayu belajar menanam pohon untuk memperingati Hari Lingkungan Hidup. Ratusan siswa TK ini membawa bibit ...
www.indosiar.com/.../hari-lingkungan-hidup-siswa-tk-tanam-pohon - Tembolok

· Galeri | Dinas Tata Ruang dan Permukiman Provinsi Jawa Barat |

Salah seorang warga Cibungur-KBB menerima bantuan pohon dalam rangka Hari Menanam Pohon .... Indramayu dan Kab. Karawang), click untuk gambar detail ...
diskimrum.jabarprov.go.id/indexgaleri.php?gley... - Tembolok

· Tempointeraktif.com - Gerakan Penanaman Sejuta Pohon di Indramayu

14 Nov 2009 ... Jawa Barat Gerakan Penanaman Sejuta Pohon di Indramayu ..... detikcom - Kajati DKI Diberi Waktu 14 Hari Sampaikan Keberatan Sanksi ...
www.infoanda.com/id/link.php?lh=AA4AUAhTBFIC - Tembolok

· ANTARA Jawa Barat News: WARGA JATIMULYA SIAP TANAM 1000 POHON MAHONI

18 Nov 2009 ... Indramayu,18/11(ANTARA)-Ratusan warga desa Jatimulya kecamatan Terisi ... menanam 1000 bibit pohon mahoni,dalam rangka memperingati hari menanam. ... Mungkin setiap menjelang musim hujan warga diimbau menanam pohon. ...
antarajawabarat.com/.../WARGA-JATIMULYA-SIAP-TANAM-1000-POHON-MAHONI - Tembolok

1. Tempointeraktif.com - Gerakan Penanaman Sejuta Pohon di Indramayu

28 Feb 2006 ... Jawa Barat Gerakan Penanaman Sejuta Pohon di Indramayu ... Tempointeraktif.com - Ragam Aktifitas Warnai Hari Bebas Asap Jakarta ...
www.arsip.net/id/link.php?lh=AA4AUAhTBFIC - Tembolok

2. www.bataviase.co.id : Pemkot Jakbar Tanam 5.340 Pohon

Aksi penanaman pohon memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia dan Bulan Menanam Pohon ... Pelita; Perbup Indramayu Imbau Pengantin Infaqkan Dua Pohon ...
bataviase.co.id/detailberita-10345203.html - Tembolok

3. Cigadingport Official Website - KBS ROAD TO GREEN PORT

23 Nov 2009 ... Selain Rembang, PLTU Labuan, Banten dan PLTU Indramayu, .... Panitia Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) dan Bulan Menanam Nasional Prop. ...
www.cigadingport.com/2008/index.php?option=com... - Tembolok

4. GALAMEDIA - Indonesia's Best Newspaper 2005 - Koran Urang Bandung ...

11 Des 2009 ... Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) di Kabupaten Subang yang ... Pasalnya, BN yang baru duduk di kelas 2 sebuah SMP di Indramayu ...
klik-galamedia.com/indexnews.php?wartakode...idkolom... - Tembolok

5. PENGHIJAUAN DENGAN AKSI TANAM 100 JUTA POHON | BPK PENABUR

22 Des 2008 ... Dalam Rangka Hari Menanam Pohon Indonesia dan Bulan Menanam ... dengan cara menanam pohon lewat program "menanam 100 juta pohon" ... Cirebon, Indramayu, Jatibarang, Metro, Rengasdengklok, Sukabumi, Tasikmalaya, Serang ...
www.bpkpenabur.or.id › ... › Berita & Publikasi - Tembolok - Mirip

6. Al-Zaytun Indramayu Indonesia

Dalam memperingati hari lingkungan hidup sedunia, Al-Zaytun akan menanam pohon di kota-kota yang disinggahi sekaligus mengkampanyekan gerakan menanam pohon. ...
alzaytunindonesia.wordpress.com/ - Tembolok - Mirip

7. Produksi buah di Indramayu masih bergantung pada musim | Poskota

16 Agu 2009 ... Hampir setiap rumah di Indramayu, memiliki pohon mangga. ... menganjurkan masyarakat menanam pohon mangga di pekarangan dan halaman rumah. ... udara pada siang hari sangat tinggi dan malam hari terjadi pengembunan. ...
www.poskota.co.id/.../produksi-buah-di-indramayu-masih-bergantung-pada-musim - Tembolok

8. Tanam pohon pinus - .Pdf & Word Free Ebooks Download

Peringati Hari Air UI, Bang Yos Tanam Pohon di Depok .pdf download · http://www.ui.edu/. ... pdf/kliping/Petani Indramayu Nekat Tanam Padi.pdf ...
pdfdatabase.com/index.php?q=tanam+pohon+pinus - Tembolok

  1. [PDF]

GERAKAN MENANAM SATU POHON DI INRAMAYU DISOSIALISASIKAN

Jenis Berkas: PDF/Adobe Acrobat - Tampilan Cepat
Dasar pelaksanaan gerakan Indramayu menanam adalah Keppres Nomor 24 tahun 2008 tentang hari menanam Indonesia,Surat Mentri kehutan Nomor 87/Menhut-V/2009 ...
news.id.finroll.com/.../120175-____gerakan-menanam-satu-pohon-di-inramayu-disosialisasikan____.pdf

10. Indramayu

Semua masyarakat Indramayu dilibatkan dalam gerakan GRIM ini. Setiap warga dianjurkan untuk menyediakan dan menanam satu pohon tanaman keras yang produktif ...
www.radarcirebon.com/sub/4-sub.html - Tembolok

· Indramayu Bakal Tenggelam Tidak Lama Lagi - Forum Plasa

1 pesan - 1 pembuat

Selamat datang di WF Plasa.com ~*~ * Menu Hari Ini - SeX Education - Lowongan Kerja ... KOMPAS.com — Tanjung Indramayu telah tenggelam akibat abrasi yang tidak bisa ... "Solusi untuk mengantisipasinya antara lain, menanam pohon bakau, ...
webforum.plasa.com/showthread.php?t=97630 - Tembolok

· Ansor Jabar Gelar Blok Hijau Dari Indramayu | Gerakan Pemuda Ansor

Lebih jauh katanya, sementara pelaksanaan penanaman bibit pohon di Kuningan juga dilaksanakan pada hari yang sama dengan Indramayu, sebanyak 33.400 bibit ...
www.gp-ansor.org/.../ansor-jabar-gelar-blok-hijau-dari-indramayu.html - Tembolok

· DINAS KEHUTANAN DAN PERKEBUNAN KABUPATEN INDRAMAYU

Pemerintah Kabupaten Indramayu akan mencanangkan Program GRIM (Gerakan Indramayu ... Pencanangan "Hari Menanam Pohon" tersebut secara serentak kegiatannya ...
hutbunindramayu.blogspot.com/ - Tembolok

· Indramayu Bakal Tenggelam Tidak Lama Lagi

Tanjung Indramayu telah tenggelam akibat abrasi yang tidak bisa dikendalikan ... "Solusi untuk mengantisipasinya antara lain, menanam pohon bakau, mangrove, ...
www.wargahijau.org/index.php?...indramayu... - Tembolok

· Denpatrol Online - Kabar Indramayu

Denpatrol.com, SUKRA - Menyambut Hari Listrik Nasional (HLN) ke-62, jajaran PT PLN (Persero) pusat menanam bibit pohon di area PLTU 1 Indramayu yang ...
www.denpatrol.com/index.php?option=com...id... - Tembolok

· [PDF]

Peduli Global Warming dengan Menanam Pohon

Jenis Berkas: PDF/Adobe Acrobat - Tampilan Cepat
“Kami menanam pohon Mangga Indramayu, Mangga Harum Manis, Jeruk Bali, dan Jambu Biji, ... hari itu, mereka juga memiliki setumpuk kagiatan lainnya. ...
www.uinjkt.ac.id/.../569-peduli-global-warming-dengan-menanam-pohon.pdf

· Harian Umum PELITA

Sinopsis, Sebagai upaya merahabilitasi lahan kritis yang tersebar di sejumlah wilayah Indramayu, Rabu (2/12) dicanangkan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) ...
www.hupelita.com/berikomentar.php?id=84557 - Tembolok

· HAL 10 TANAH AIR JUMAT 19.indd

Indramayu, Jawa Barat. JUMAT, 19 DESEMBER 2008 I MEDIA INDONESIA. Banjir Kiriman .... menyambut Hari Menanam Pohon Indonesia. “Ke depan jalur tol yang ...
www.mediaindonesia.com/data/pdf/.../2008-12-19_10.pdf - Amerika Serikat

· [PDF]

ACARA KUNJUNGAN KERJA KE DESA ERETAN, KEC. KANDANG HAUR, KAB ...

Jenis Berkas: PDF/Adobe Acrobat - Tampilan Cepat
8 Apr 2008 ... Hari ini saya beserta rombongan berkunjung ke Eretan, Indramayu, ... terus melakukan gerakan menanam pohon agar selamat Indramayu, ...
www.setneg.go.id/index2.php?option=com_content&do_pdf... - Mirip

· Bibir pantai Indramayu terancam hilang

8 Agu 2009 ... PERAYAAN Hari Jadi PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) memiliki ... “Solusi untuk mengantisipasinya antara lain, menanam pohon bakau, ...
www.dutamasyarakat.com/artikel-21620-bibir-pantai-indramayu-terancam-hilang.html?... - Tembolok

1. Tur Taklukkan Jakarta Sempurnakan Tur Jawa-Madura - Majalah Berita ...

(ASSA) menyelenggarakan tur keliling Indramayu - Jakarta - Banten yang diberi nama .... kebangkitan nasional, juga untuk memperingati hari jadinya Indonesia. Kegiatan menanam pohon di perjalanan juga menurut Syaykh adalah bagian dari ...
www.beritaindonesia.co.id/.../tur-taklukkan-jakarta-sempurnakan-tur-jawa-madura-2/ - Tembolok

  1. [PDF]

164 Hektare Sawah di Indramayu Tergenang Banjir

Jenis Berkas: PDF/Adobe Acrobat - Tampilan Cepat
21 Jan 2009 ... Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, terendam banjir tiga hari ... daerah tangkapan air menjadi berkurang karena ada sistem tebang pohon ...
bnpb.go.id/website/index2.php?option=com_content&do...1... - Mirip

3. Walikota Sarankan Sukun Maskot Kota Baru - Pontianak Online

5 Nov 2009 ... “Pada hari ini kegiatan penanaman pohon buah di wilayah Kota Pontianak ... 100 buah mangga Indramayu, 200 pohon manggis, 50 pohon lengkeng, ...
pemkot.pontianak.go.id/detail.html?cat=berita&id=2033 - Tembolok

4. Blog News Berita Bisnis Bisnis Bersama Indramayu Bakal - Web ...

indramayu bakal tenggelam tidak lama lagi "solusi untuk mengantisipasinya antara lain, menanam pohon bakau, mangrove, juga menghindari pengerukan bibir ...
spotiklan.net/.../blog+news+berita+bisnis+bisnis+bersama+indramayu+bakal - Tembolok

5. ...::: Taspen Corporate Site :::... - Penanaman Pohon Buah di ...

Program Pensiun · Tabungan Hari Tua ... Sementara penanaman pohon dipimpin oleh Direktur SDM Taspen Karsidi bersama Kepala ... 200 pohon manggis, 100 pohon mangga Indramayu, 50 pohon kelengkeng, 100 pohon alpukat, dan 50 pohon jambu merah. ... Menurut Eko, peduli lingkungan bukan sekedar menanam pohon, tetapi yang ...
www.taspen.com/index.php?option=com_content...id... - Tembolok

6. Chat Room Mataram QuakeNet DETAILS - Online CHAT!

"Memperingati hari Menanam Pohon Indonesia 2008, Mari kita dukung progam ... #GIM #Cilegon #IndraMayu #NewYork #Austria #Kualalumpur #Athena #Bangkok ...
www.gogloom.com/QuakeNet/Mataram/ - Tembolok

7. Petani Desa Karang Tumaritis Indramayu Gagal Panen

6 Nov 2009 ... 05:30: Gerakan Menanam Pohon Digalakkan ... tikus tersebut sulit untuk diberantas, meskipun petani berupaya membunuh tikus itu setiap hari. ...
www.cakrabuananews.com/media.php?...id...indramayu... - Tembolok

8. Ibu Negara Republik Indonesia - Hj. Ani Bambang Yudhoyono

16 Nov 2007 ... Kan keinginan kita adalah menanam pohon untuk penghijauan, .... Mungkin pada event tahunan ada juga yang misalnya hari menanam pohon kek atau apa? .... Indramayu, kita tahu ada mangga Indramayu, coba kalau di Indramayu ...
www.presidenri.go.id/ibunegara/index.php/pidato/.../126.html - Tembolok

9. Dit Samapta | Kepolisian Negara Republik Indonesia Daerah Jawa Barat

Dalam acara peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia dan Bulan Menanam Nasional Tahun 2009, Selasa (8/12) siang, Presiden SBY menanam pohon Jabon Merah, ...
www.lodaya.web.id/?page_id=10 - Tembolok - Mirip

10. WEBSITE RESMI INFORMASI BATAK DAN SUMATERA - 164 HEKTAR SAWAH ...

Hal itu dikatakan Kepala Dispertan Kabupaten Indramayu Toni Sujana melalui ... tanaman padi yang terendam banjir tersebut antara 7 sampai 20 hari," katanya. ... pohon pada saat-saat tertentu dan diganti dengan bibit yang masih kecil. ...
batakpos-online.com/content/view/3041/1/ - Tembolok

Selasa, 08 Desember 2009

Konferensi Perubahan Iklim PBB yang Merupakan Pertemuan Terbesar dan Terpenting

Anggota Kelompok Lingkungan berpura-pura mati dalam aksi unjuk rasa menuntut Tindakan Nyata (dalammencegahperubahan iklim) Selamatkan Nyawa pada hari pertama Konferensi Perubahan Iklim PBB diBelle,Kopenhagen, Denmark, Senin (7/12). (Foto : Getty Images/Miguel Villagran)***

COP-15 KOPENHAGEN

Pertemuan Perubahan Iklim Global Terakbar Dibuka

KOPENHAGEN - Konferensi Perubahan Iklim PBB yang merupakan pertemuan terbesar dan terpenting untuk isu perubahan iklim dibuka, Senin (7/12) di Kopenhagen, Denmark. Peserta konferensi, utusan dari 192 negara, dibayangi kemungkinan bahwa pertemuan historis tersebut akan menjadi kesempatan terbaik dan terakhir dalam upaya menjawab tantangan dampak katastrofik perubahan iklim.

Presiden Pertemuan Para Pihak Ke-15 (COP-15) Konferensi Perubahan Iklim PBB (UNCCC) Connie Hedegaard mengatakan, kunci kesepakatan adalah menemukan cara pendanaan dari pemerintah dan perusahaan swasta untuk negara-negara miskin pada masa-masa mendatang.

Negosiasi antarnegara-negara yang terikat pada Kerangka Kerja Konvensi tentang Perubahan Iklim (UNFCCC) telah berlangsung dua tahun terakhir.

Ia mengingatkan, jika pemerintah dari negara-negara di dunia tersebut melewatkan kesempatan di Kopenhagen, kesempatan sebaik itu mungkin tak akan ada lagi.

Ini kesempatan kita. Jika kita melewatkan, perlu bertahun-tahun untuk mendapatkan kesempatan lagi dan yang lebih baik. Itu pun jika kita bisa,” ujarnya.

Saling menunggu

Posisi saling menunggu penurunan emisi gas rumah kaca oleh pihak lain muncul antara negara kaya seperti Uni Eropa dan negara ekonomi berkembang, terutama China dan India, tetapi isu utama tidak dibahas.

Para perunding dalam konferensi tersebut berupaya membuat kesepakatan, antara lain, soal pengurangan emisi gas rumah kaca dan pendanaan sebagai langkah mengurangi dampak perubahan iklim.

Perdana Menteri Denmark Lars Loekke Rasmussen mengatakan, ”Para perunding tidak dapat melakukannya sendirian. Tanggung jawab akhirnya ada pada masyarakat dunia, yang akan menjadi korban dari konsekuensi yang fatal jika kita gagal.”

Sementara itu, Panel Ahli Antarpemerintah tentang Perubahan Iklim (IPCC) mengingatkan pentingnya mengurangi emisi gas rumah kaca. ”Negara maju haruslah memimpin upaya itu,” kata Ketua IPCC Rajendra Kumar Pachauri. Namun, ia tidak menyebut tegas pentingnya negara maju mengeluarkan angka penurunan emisi dalam jumlah besar.

Ia mengingatkan, untuk mencegah kenaikan 2-2,4 derajat celsius suhu global, ongkos mitigasi pada tahun 2030 tidak kurang dari 3 persen produk domestik bruto global. Mitigasi membawa manfaat tidak hanya soal tingkat emisi, tetapi juga berasosiasi dengan kesehatan manusia, keamanan energi, dan stabilitas produksi pertanian,” katanya. (GSA/AP/ISW)***

Source : Kompas, Selasa, 8 Desember 2009 | 02:52 WIB

Senin, 07 Desember 2009

GREEN FUN BIKE : "Bandung Lautan Sepeda..."

Peserta Kompas Jawa Barat Green Fun Bike melintasi jembatan layang Cimindi, Kota Cimahi, Jawa Barat, Minggu (6/12). Sepeda santai berjarak sekitar 22 kilometer ini dimulai dari Kantor Harian Kompas Biro Jawa Barat di Jalan RE Martadinata Nomor 46, Bandung, hingga Kota Baru Parahyangan, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat. (Foto : KOMPAS/RONY ARIYANTO NUGROHO)***

GREEN FUN BIKE

Bandung Lautan Sepeda...

Kota yang sakit adalah kota yang tak mampu memotivasi warganya untuk keluar rumah menikmati suasana. ”Kalau belum apa-apa warga sudah takut macet, keserempet mobil, atau gelap waktu malam, itu ciri kota sakit,” kata arsitek pendiri Urbane Indonesia, Ridwan Kamil.

Kecemasan itulah yang dirasakan para pengendara sepeda di Bandung, Jawa Barat, sehari-hari. Berebut jalan dengan kendaraan bermotor, tersiram air kubangan, bahkan terjatuh hingga lecet karena tersenggol mobil atau angkutan umum merupakan risiko yang harus mereka hadapi.

Namun, Minggu (6/12) pagi, para pengendara sepeda di Bandung diberi kesempatan untuk menikmati suasana kota yang sehat. Dalam acara Green Fun Bike yang diselenggarakan Kompas Biro Jawa Barat, mereka bisa bersepeda dengan rasa aman karena dipandu polisi.

Sebanyak 1.215 peserta menempuh jarak sejauh lebih kurang 21 kilometer dari depan Gedung Grha Kompas-Gramedia di Jalan RE Martadinata 46, Kota Bandung, hingga Kota Baru Parahyangan di Padalarang, Kabupaten Bandung Barat. Jalan- jalan utama di Bandung, seperti Jalan RE Martadinata, Merdeka, dan Asia-Afrika, pagi itu dipadati sepeda. Hari itu, pesepeda menjadi raja.

Saat itu, pesepeda tidak lagi menjadi minoritas atau kelompok terabaikan di dalam kebiasaan berlalu lintas. ”Kalau beramai-ramai begini kita bisa lebih aman. Beda kalau hanya gowes sendiri-sendiri, risikonya lebih besar,” kata Yayat Hidayat (29), seorang peserta Kompas Jawa Barat Green Fun Bike asal Sukajadi, Bandung.

Selama gowes di perjalanan, ia merasa aman dan nyaman. Solidaritas antarpesepeda pun bisa diandalkan jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di jalan.

Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono, Wakil Menteri Perindustrian Alex Retraubun, dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan ikut berbaur di dalam barisan peserta.

Bambang Susantono memberikan apresiasi terkait dilangsungkannya acara itu. ”Hari ini, saya menyaksikan ’pahlawan- pahlawan’ yang mencoba memperjuangkan kota ini agar menjadi lebih manusiawi dan sehat,” katanya. Saat yang sama pula dicanangkan gerakan bersepeda ke sekolah (bike to school) dan gerakan bersepeda ke kampus (bike to campus).

Menurut Bambang, ada tiga ciri sebuah kota bisa dikatakan manusiawi. ”Pertama, angkutan umum yang layak. Kedua, ruang terbuka hijau untuk aktivitas umum dan sosial yang memadai. Ketiga, memanjakan pejalan kaki dan pesepeda,” kata Bambang.

Ketua Bike to Work Chapter Bandung Satiya Adi Wasana berharap makin banyaknya pesepeda akan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung merealisasikan terbentuknya jalur sepeda yang memadai. Sebagai pesepeda rutin, ia kerap tersenggol sepeda motor atau terserempet angkutan umum.

”Pesepeda mestinya difasilitasi pemerintah. Minimal, jalan bisa ramah kepada para pesepeda. Pengendara sepeda belum dianggap sebagai pengguna jalan yang patut diperhatikan,” kata Arif Arianto (39), dosen Teknik Mesin Institut Teknologi Bandung, yang datang bersama istri dan putrinya yang berusia enam tahun.

Sekretaris Daerah Kota Bandung Edi Siswadi bertekad membangun jalur sepeda di wilayahnya. ”Semakin berat tantangan, kian kuat pula keinginan saya untuk memfasilitasi komunitas pengguna sepeda antara lain dengan pembangunan jalur khusus sepeda,” kata Edi yang disambut tepuk tangan peserta Green Fun Bike.

Sementara itu, Gubernur Ahmad Heryawan berjanji akan membicarakan pembangunan kawasan khusus sepeda dengan Pemkot Bandung. ”Tujuannya agar di Bandung ada kawasan bersepeda meski hanya 1 atau 2 kilometer tetapi aman dari kendaraan bermotor,” katanya.

Menurut Alex Retraubun, bersepeda memiliki efek domino yang tinggi. Makin banyak penggunaan sepeda, otomatis akan meningkatkan volume produksi sepeda sekaligus menghidupkan dan menumbuhkembangkan industri sepeda dan produk turunannya, seperti suku cadang dan helm, di Indonesia.

”Jika industri sepeda dan produk ikutannya semakin berkembang, maka membutuhkan tenaga kerja yang banyak. Itu berarti melalui bersepeda pula kita ikut menekan jumlah pengangguran,” kata Retraubun.

Perekat sosial

Acara Kompas Jawa Barat Green Fun Bike ini juga menjadi sarana perekat sosial, silaturahim, dan pertemanan antarpesepeda. Beragam komunitas pesepeda terlibat di dalamnya. Anggota komunitas ini saling membantu dan menyemangati. Ketika ada peserta yang tertinggal di belakang karena kelelahan atau kecapaian, anggota yang lain bersedia menunggu dan menemani sambil terus memberikan semangat.

Lingga (25), misalnya, sepanjang perjalanan mengawal salah satu peserta hingga lokasi check point di Jalan Cibabat, Cimahi.

Ia memacu sepedanya lebih pelan ketimbang peserta lain. Sepanjang perjalanan menuju check point, Lingga, yang juga anggota komunitas Bike to Work Bandung itu, menyemangati rekannya yang kelelahan.

”Apakah mau terus atau mau dipanggilkan tim evakuasi? Tenang, tak perlu khawatir tertinggal. Bagaimana?” ujarnya kepada seorang remaja putri. Remaja itu menggeleng dan memaksakan diri untuk terus melaju dengan sepedanya.

”Oke, kalau begitu kamu berjalan di depan. Nanti saya kawal dari belakang,” kata Lingga yang dalam acara itu juga berperan sebagai anggota marshall atau kelompok pendamping.

Semangat pertemanan karena sama-sama pesepeda jugalah yang melandasi Yadi Achyadi mengikuti Green Fun Bike. Pegiat sepeda onthel yang tergabung dalam Paguyuban Sapedah Baheula Bandung itu ingin menyemarakkan kegiatan tersebut.

Keberadaan komunitas sepeda onthel di antara peserta Kompas Green Fun Bike memang memberi warna tersendiri. Di antara peserta yang mengenakan kaus warna hijau-putih, pesepeda onthel muncul dengan kostum bervariasi. Ada yang memakai setelan batik dan celana hitam yang dilengkapi udeng atau belangkon, yakni penutup kepala khas Jawa. Lalu, ada yang mengenakan baju ala veteran perang kemerdekaan, setelan kemeja, celana dan kopiah hitam, bahkan bergaya koboi. (Yulvianus Harjono/Rini Kustiasih/Dwi Bayu Radius)***

Sumber : Kompas, Senin, 7 Desember 2009 | 03:12 WIB

Jumat, 04 Desember 2009

Indramayu Punya Hutan Kota Kayu Putih

Hutan Kota Kayu Putih Indramayu

Hutan Kota Indramayu Masih Berupa “Rawa”

INDRAMAYU – Kondisi Hutan Kota Kayu Putih di Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat sudah ada sejak tahun 1990-an. Kawasan Hutan Kota berupa tanaman kayu putih itu terletak di Jalan Pahlawan Indramayu. Gambar diambil pada Senin, 4 Mei 2009. Namun saying, keberadaan hutan tersebut belum diformat menjadi kawasan wisata yang ada di sekitar jantung Indramayu kota. Kondisi Hutan Kota Kayu Putih itu masih berupa rawa. Informasinya, menjelang pertengahan 2009, akan ada royek pengurukan untuk areal Hutan Kota Kayu Putih tersebut. (Satim)***

Source : www.satimterus.blogspot.com, Selasa, 05 Mei 2009

Hutan Kota Kayu Putih Sudah Diuruk

INDRAMAYU - Kondisi Hutan Kota Kayu Putih Kabupaten Indramayu yang ada di Jalan Pahlawan Indramayu, kini sudah diuruk. Meski tak lagi berupa rawa, namun penataannya terlihat belum selesai. Pihak Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Indramayu menyebutkan, bahwa kawasan itu akan dibangun untuk obyek wisata alam untuk masyarakat. Gambar diambil pada Selasa (1/12) sore. (Satim)***


Hutan Kota Kayu Putih, Jalan Menuju Tambak

INDRAMAYU – Keberadaan Hutan Kota Kayu Putih Indramayu merupakan kawasan lintasan menuju Desa Tambak, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat. (Satim)***

Source : www.satimterus,blogspot.com, Jumat, 4 Desember 2009
Foto-foto : Satim

Kamis, 03 Desember 2009

PERSIAPAN KABUPATEN INDRAMAYU DALAM PENGELOLAAN HUTAN MANGROVE MASA DEPAN








PERSIAPAN KABUPATEN INDRAMAYU DALAM

PENGELOLAAN HUTAN MANGROVE MASA DEPAN

A. Pendahuluan

1. Latar Belakang

Negara Republik Indonesia memiliki beragam habitat alami, yang kaya dengan berbagai tipe ekosistem, sumberdaya tumbuhan dan hewan, sejumlah besar jenis endemik pada masing-masing pulau, sehingga dikenal sebagai pusat keanekaragaman hayati dunia. Sejalan dengan meningkatnya tekanan penduduk dan semakin cepatnya pertumbuhan ekonomi, degradasi sumberdaya alam dan kerusakan habitat-habitat alami meningkat, sehingga fungsi-fungsi ekologi ekosistemnya terganggu, bahkan pada tempat-tempat tertentu tidak dapat dikembalikan fungsinya. Fungsi-fungsi ekologi suatu ekosistem berkisar mulai dari wilayah laut sebagai penahan panas dan mekanisme pertukaran panas antara laut, tanah dan udara, sampai pada peranan hutan sebagai paru-paru dunia. Diantara berbagai habitat alami tersebut, yang termasuk sebagai habitat lahan basah pesisir, adalah ekosistem mangrove, yang juga merupakan habitat sangat penting bagi sistem penyangga kehidupan.

Ekosistem mangrove merupakan sumberdaya lahan basah yang terletak di wilayah pesisir. Oleh karena itu pengelolaannya harus merupakan bagian integral dari pengelolaan wilayah pesisir terpadu dan pengelolaan DAS (daerah aliran sungai) secara keseluruhan.

B. Gambaran Umum Kabupaten Indramayu

1. Keadaan Geografis dan Topografi

Dilihat dari letak geografisnya Kabupaten Indramayu terletak pada 107o52’-108o36’ BT dan 6o15’-6o40’ LS. Sedangkan berdasarkan topografinya sebagian besar merupakan dataran atau daerah landai dengan kemiringan tanah 0-2%. Adapun batas wilayah Kabupaten Indramayu adalah sebagai berikut :

Utara : Laut Jawa

Selatan : Kabupaten Majalengka, Sumedang dan Cirebon

Barat : Kabupaten Subang

Timur : Laut Jawa dan Kabupaten Cirebon

Kabupaten Indramayu terletak di pesisir utara Pulau Jawa, dengan panjang garis pantai 114,1 Km terdiri dari :

Panjang pantai berpasir : 64,68 Km

Panjang pantai berlumpur : 44,91 Km dengan kedalaman

lumpur bervariasi antara 10-70 cm

Lebar muara : 4,51 Km

2. Luas Hutan

Luas wilayah indramayu yang tercatat seluas 204.011 Ha, sedangkan luas hutan negara di indramayu 41.253,41 Ha dengan rincian sebagai berikut :

- Hutan Produksi 33.229,86 Ha terdiri dari kelas perusahaan Jati 26.696,86 Ha dan Kelas Perusahaan Kayu Putih seluas 6.533 Ha

- Hutan Lindung ( Hutan Mangrove seluas 8.023,55 Ha)

Sedangkan Luas Hutan Rakyat 15.553.28 Ha, Hutan Mangrove diluar kawasan hutan lindung seluas 4.370 Ha, Perkebunan Rakyat 8.808.71 Ha, PT. RNI 6.357.20 Ha


3. Visi Misi Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Indramayu

Visi Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Indramayu adalah “ Terwujudnya Dinas Kehutanan dan Perkebunan sebagai Akselerator Pembangunan Kehutanan dan Perkebunan yang Maju, Mandiri, Lestari ”

Misi Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Indramayu adalah :

Ø Mengembangkan Sumber Daya Manusia Kehutanan dan Perkebunan

Ø Menata sistem produksi, distribusi hasil hutan dan perkebunan

Ø Menata Sistem Konservasi, Rehabilitasi, Perlindungan hutan dan perkebunan

Ø Mengembangkan Pengawasan, Pengamanan dan Perlindungan Hasil Hutan

Ø Mengembangkan Alternatif Sumber PAD berbasis pelayanan prima kepada masyarakat

Ø Menggali potensi dan pemberdayaan Sumber Daya Alam hutan dan kebun

C. Kebijakan Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten indramayu

1. Kebijakan Rehabilitasi hutan dan lahan

Lahan kritis merupakan lahan yang terbuka atau terlantar tidak produktif sehingga secara ekologis tidak dapat berfungsi perlindungan tata air dan secara ekonomis tidak menguntungkan bagi pemilik atau penggarap lahan tersebut. Salah satu Kebijakan Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Indramayu adalah merehabilitasi lahan kritis sehingga menjadi lahan produktif.

Kebijakan dalam penanganan Rehabilitasi hutan dan lahan merupakan program prioritas bidang kehutanan dan perkebunan baik sekala Nasional maupun Regional dilaksanakan melalui Kegiatan GNRHL/ Gerhan, GRLK, Penghijauan Hutan Kota dan lain-lain. Upaya penanganan lahan kritis di luar lahan Perhutani dilaksanakan melalui program Gerakan Nasional Rehabilitasi Hutan dan Lahan (GN-RHL/Gerhan) dan Gerakan Rehabilitasi Lahan Kritis (GRLK). Data lahan kritis di luar kawasan hutan tahun 2002 tercatat 33.486,54 Ha. Hasil penanganan lahan kritis dari tahun 2003 sampai dengan 2008 seluas 15.553,29 Ha. Adapun sisa lahan kritis yang harus ditangani seluas 17.933,25 Ha.

2. Kebijakan Kehutanan Dalam Penanganan Wilayah Pesisir

a. Penanganan dengan cara Vegetasi

- Rehabilitasi Hutan Mangrove

Panjang garis pantai kabupaten indramayu mencapai 114,1 Km, lebih dari 2.153 Ha wilayah pesisir hilang terkena abrasi dan intrusi air laut telah mencapai lebih dari 17 km dari pantai. Upaya rehabilitasi wilayah pesisir yang mengalami kerusakan telah dilaksanakan melalui program Rehabilitasi Hutan Mangrove baik sumber dana APBD, APBN maupun dari Luar Negeri. Program tersebut telah dilaksanakan beberapa tahun sebelum Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Indramayu terbentuk. Setidaknya tercatat instansi/lembaga yang telah berusaha merehabilitasi hutan mangrove, antara lain Balai Rehabilitasi Lahan dan Konservasi Tanah (BRLKT) Cimanuk – Citanduy, Dinas Pertambangan dan Lingkungan Hidup (sekarang Kantor Lingkungan Hidup), Wetland, OISCA, IPB serta swadaya masyarakat seluas 4.370 Ha (17,84 Km garis pantai) Sisa panjang garis pantai yang belum dan perlu penanganan khusus sepanjang 96,26 Km.

- Pengembangan Hutan Mangrove

Pengembangan hutan mangrove merupakan salah satu upaya penguatan fungsi ekologi dan ekosistem. Pengembangan hutan mangrove diarahkan kepada daerah pertambakan yang bertujuan untuk melestarikan ekosistem seperti plangton sehingga dapat meningkatkan produksi ikan. Penamanan mangrove pada tambak dengan sistem empang parit dan sistem komplangan.

- Penanaman Hutan Pantai

Sedangkan upaya untuk melindungi pantai pada daerah di atas garis pasang tertinggi dan tidak terpengaruh pasang surut air laut (daratan) dengan jalan membuat hutan pantai (litoral forest), adapun jenis vegetasi yang memungkinkan tumbuh adalah Waru Laut (Hibiscus tiliaceus), Cemara Laut (Casuarina equisetifolia), Ketapang (Terminalia catappa), Kelapa (Cocos nucifera), serta vegetasi penutup tanah jenis Kangkung Laut (Ipomoea pescaprae).

b. Penanganan Sipil Teknis

Upaya penanganan wilayah pesisir yang mengalami kerusakan telah dilaksanakan melalui program rehabilitasi hutan mangrove, penanganan pada daerah-daerah yang terkena abrasi berat maka hal tersebut dapat diatasi melalui pembangunan sipil teknis (Break Water)

D. Pengelolaan Hutan Mangrove di Kabupaten Indramayu

1. Definisi dan Ruang Lingkup Mangrove

Pada umumnya mangrove adalah pohon-pohon dan semak-semak yang tumbuh dibawah tingkat air pasang tinggi di musim semi. Dengan demikian, sistem perakarannya secara teratur digenangi air laut (asin), meskipun satu atau dua kali dalam setahun dibanjiri oleh aliran permukaan air tawar, dan hanya digenangi sekali atau dua kali setahun.

Menurut Snedaker (1978), hutan mangrove adalah kelompok jenis tumbuhan yang tumbuh di sepanjang garis pantai tropis sampai sub-tropis yang memiliki fungsi istimewa di suatu lingkungan yang mengandung garam dan bentuk lahan berupa pantai dengan reaksi tanah anaerob. Seperti halnya direkomendasikan oleh FAO (1982), kata mangrove sebaiknya digunakan baik untuk individu jenis tumbuhan maupun komunitas tumbuhan yang tumbuh di daerah pasang surut. Adapun menurut Aksornkoae (1993), hutan mangrove adalah tumbuhan halofit yang hidup di sepanjang areal pantai yang dipengaruhi oleh pasang tertinggi sampai daerah mendekati ketinggian rata-rata air laut yang tumbuh di daerah tropis dan sub-tropis.

Dengan demikian secara ringkas hutan mangrove dapat didefinisikan sebagai suatu tipe hutan yang tumbuh di daerah pasang surut (terutama di pantai yang terlindung, laguna, muara sungai) yang tergenang pasang dan bebas dari genangan pada saat surut yang komunitas tumbuhannya bertoleransi terhadap garam. Sedangkan ekosistem mangrove merupakan suatu sistem yang terdiri atas organisme (tumbuhan dan hewan) yang berinteraksi dengan faktor lingkungannya di dalam suatu habitat mangrove.

2. Sebaran Hutan Mangrove di Indramayu

Hutan mangrove di indramayu terbagi menjadi 2 (dua) yaitu hutan mangrove di dalam kawasan hutan (hutan lindung) yang tersebar di 10 Desa yaitu Desa Parean Girang Kecamatan Kandanghaur, Desa Cemara Kecamatan Losarang, Desa Cangkring dan Lamaran Tarung Kecamatan Cantigi, Desa babadan Kecamatan Sindang dan Desa Karanganyar, Pasekan, Pagirikan, Totoran dan Pabeab Ilir Kecamatan Pasekan, sedangkan hutan Mangrove di luar kawasan hutan tersebar di 22 Desa diantaranya yaitu Ujung Gebang Kecamatan Sukra, Desa ilir, Bulak dan Parean Girang Kecamatan Kandanghaur, Desa Cemara Kecamatan Losarang, Desa Cangkring dan Lamaran Tarung Kecamatan Cantigi, Desa Brondong, Karanganyar, Totoran dan Pabeab Ilir Kecamatan Pasekan, Desa Pabean Udik, Karangsong dan Singaraja Kecamatan Indramayu, Desa Benda Kecamatan Karangampel, Desa Juntinyuat Kecamatan Juntinyuat, Desa Tanjakan, Kalianyar, Luwung Gesik, Krangkeng dan Singakerta Kecamatan Krangkeng.

PETA LOKASI SEBARAN MANGROVE DI KABUPATEN INDRAMAYU

3. Pengelolaan Hutan Mangrove di Indramayu Tahun 2010-2014

a. Perluasan Areal Hutan Mangrove

Pentingnya areal mangrove sebagai habitat bagi jenis-jenis ikan ekonomi penting telah diakui secara luas, namun perlu diingat bahwa habitat utama bagi organisme-organisme tersebut adalah teluk yang dangkal, saluran pemasukan dan saluran-saluran yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sistem mangrove. Hutan mangrove pasang surut memiliki beberapa habitat yang digunakan secara langsung oleh jenis-jenis ikan penting. Hutan mangrove akan memberikan input (masukan nutrisi) kepada sitem teluk dan kanal yang dangkal di sekitarnya yang merupakan habitat utama bagi berbagi jenis biota air untuk kepentingan komersial, kebutuhan sehari-hari dan rekreasi.

Pengembangan hutan mangrove di indramayu merupakan salah satu upaya penguatan fungsi ekologi dan ekosistem. Pengembangan areal baru hutan mangrove diarahkan pada pantai yang berlumpur dan muara-muara sungai, adapun lokasi yang bisa dikembangkan hutan mangrove yaitu sepanjang pantai Ilir sampai dengan pantai Lamaran Tarung dan Pantai Tiris sampai dengan Payang juga bisa dikembangkan di pantai Karangsong berdasarkan hasil survai Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Indramayu sepanjang pantai tersebut diatas memenuhi persyaratan untuk dikembangkan hutan mangrove adapun jenis yang bisa dikembangkan yaitu Avicennia spp. (A. alba Blume A. germinans L, A. marina Vierh), Bruguiera sp (B. cylindrica (L) Blume, B. gymnorrhiza (L) Lam.) dan Rhizophora sp. (R. apiculata Blume, R. harrisonii Leechman, R. mucronata Lam., R. racemosa G. Meyer, R. mangle L., R. stylosa Griff dan R. xselala (Salvoza) Tomlinson)

b. Pengembangan Pola Silvofihery

Pemanfaatan sumberdaya hutan mangrove secara ideal seharusnya mempertimbangkan kebutuhan masyarakat dan kelestarian ekosistem hutan tersebut. Dalam upaya tersebut, Perum Perhutani telah memperkenalkan suatu pola pemanfaatan yang di sebut silvofishery atau tambak tumpangsari. Tambak tumpangsari merupakan suatu pola agroforestry yang digunakan dalam pelaksanaan program perhutanan sosial di kawasan hutan mangrove yang berpenduduk padat. Pola ini merupakan kombinasi antara tambak/empang dengan tanaman bakau. Pola ini dianggap paling cocok untuk pemanfaatan hutan mangrove saat ini, karena diharapkan kesejahteraan masyarakat dapat di tingkatkan, sedangkan hutan mangrove masih tetap dijaga kelestariannya.

Pola ini mulai dikembangkan sejak tahun 1986 dimana pada saat itu baru merupakan uji coba percontohan, sejak tahun 1988 pola ini dikembangkan secara massal, yang dikuti pula dengan terbentuknya Kelompok Tani Hutan (KTH) Payau sebagi mitra Perum Perhutani dalam mengelola hutan payau.

Pola kemitraan dituangkan dalam bentuk kerjasama penanaman, pemeliharaan, perlindungan/ pengamanan serta pemanfaatan lahan hutan payau Perum Perhutani dengan Pesanggem/mitra KTH payau dengan batas waktu tertentu (perjanjian kerjasama di buat dalam jangka waktu 1 tahun) , dengan pemakaian lahan yang digarap 80% tanaman dan 20% untuk budidaya ikan.

c. Pengembangan Hutan Mangrove dan Wisata Alam (ECotourism)

Pariwisata seyogyanya dipertimbangkan sebagai suatu potensi pemanfaatan mangrove yang tidak merusak, baik pemanfaatan mangrove secara langsung maupun tidak langsung, sebagai suatu sumber pendapatan tambahan yang potensial bagi penduduk daerah mangrove.

Ada beberapa pilihan untuk mengenbangkan wisata alam di kawasan mangrove, sebagai contoh di dalam kawasan hutan lindung (hutan mangrove) yang di kelola oleh KPH Indramayu BKPH Indramayu dapat dikembangkan wisata alam mangrove mungkin berguna bila dikembangkan untuk menyediakan atraksi sederhana, misalnya pembuatan jembatan gantung diantara pohon mangrove untuk mengamatinya. Hal semacam ini juga dapat digunakan untuk rekreasi wisatawan lokal dan untuk dijadikan tempat pendidikan konservasi lokal. Dalam kondisi yang khusus, pelaksanaan wisata alam yang bersifat komersial dapat secara langsung tergantung pada mangrove pendidikan lingkungan dan pelatihan. Areal lain yang bisa dikembangkan untuk dijadikan wisata alam mangrove yaitu muara Karangsong. Selain itu juga objek wisata hutan mangrove juga bisa dijadikan sebagai areal penyuluhan.

Mangrove trail salah satu daya tarik pengunjung di Mangrove Information Center (MIC-JICA) di Bali bisa dikembangkan di Kabupaten Indramayu, Ide ini memberi cakupan yang lebih luas terhadap potensi wisata dalam pengelolaan mangrove, sumberdaya-sumberdaya wisata lainnya dapat juga digunakan untuk menarik wisatawan, adapun secara ekonomi kegiatan wisata alam ini dapat memberikan peluang menciptakan pendapatan untuk masyarakat lokal dapat berbentuk pelayanan angkutan, pemanduan, penjajaan makanan dan jasa akomodasi.

4. Pokja Mangrove

1. Pembentukan POKJA MANGROVE dan Sudah di SK kan Bupati dengan Keputusan Bupati Indramayu Nomor : 665/Kep.142-Dishutbun/2009 Tentang Kelompok Kerja Pengelolaan Ekosistem Mangrove di Wilayah Kabupaten Indramayu Tahun 2009 dengan Tugas Kerja Adalah Sbb:

a. Penyusunan rencana kerja, penyediaan bahan dan alat, Inventarisasi dan Identifikasi Lokasi (data fisik lokasi, data biologi, sosek)

b. Membuat Rancangan Teknis (penetapan jenis tanaman, persemaian, penanaman, pemeliharaan )

c. Pengukuran lapangan dan pemetaan

2. Pendirian Mangrove Center dengan tujuan untuk :

a. Penyusunan Rencana Pengelolaan Kawasan

b. Pengembangan Program Interpretasi & Pendidikan Konservasi

c. Pengembangan SDM (interpreter) dengan Pelibatan Masyarakat Setempat

d. Pengaturan Manfaat Ekonomi yang seimbang.

3. Penyusunan Peratuaran Desa Tentang Penanganan Kawasan Hutan Mangrove

VISI :

Terwujudnya penataan ruang hutan mangrove yang mantap setatus hukumnya dan pengelolanya yang di patuhi semua pihak dan juga kelestariannya.

MISI :

1. Melanjutkan kebijakan 45 % kawasan lindung Jawa Barat dengan mendorong identitas dan penetapan kawasan lindung hutan mangrove di Kabupaten Indramayu.

a. Program penentuan tata batas kawasan lindung Hutan Pantai di dalam dan luar Kawasan :

- Kegiatan pemutahiran tapal batas Kawasan Lindung

b. Program identifikasi dan penataan tanah timbul

- Kegiatan pemutahiran dan pemetaan kawasan tanah timbul

2. Mendorong swasta / Perorangan / BUMN / BUMD membangun demplot Hutan Mangrove yang berguna bagi ekonomi / konservasi masyarakat .

a. Program demontrasiplot Hutan Mangrove

- Kegiatan pembuatan petak percontohan Hutan mangrove seluas 1 sampai 5 Ha

b. Program demontrasiplot Perikanan

- Kegiatan silfoviseri Mangrove seluas 1 sampai 5 Ha.

- Kegiatan budidaya kerang di bawah tegakan tanaman Mangrove.

3. Menjadi pelopor pengendalian dan pelestarian Hutan Mangrove sebagai upaya peningkatan ekonomi konservasi dan keseimbangan flora dan fauna.

v Program pembersihan lingkungan Mangrove dari pencemaran limbah yang menyebabkan kematian Tanaman.

v Kegiatan pengambilan limbah pada kawasan konservasi

v Kegiatan safari mangrove

v Kegiatan pelepasan satwa fauna

4. Mewujudkan koordinasi kesediaan bibit mangrove dari perusahaan emisi korbon sebagai implementasi kontribusi hulu ilir

v Kegiatan temu karya dampak emisi korbon dari lingkungan

v Kegiatan bantuan modal usaha pada kelompok Mangrove pada usaha produktif

Mendorong ketertiban penggunaan tanah timbul sebagai kawasan lindung mangrove di Kabupaten Indramayu.

v Kegiatan pembangunan wana wisata Mangrove.

v Kegiatan pembuatan arboretum.

v Kegiatan home industri buah Mangrove

v Kegiatan pembuatan persemaian Hutan Mangrove

 

My Blog List

Site Info

free counters

Followers