MARI KITA HIJAUKAN DENGAN HUTAN BUMI WIRALODRA DEMI MENCEGAH GLOBAL WARMING (PEMANASAN GLOBAL)
Tampilkan postingan dengan label Kehutanan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kehutanan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 09 November 2010

KEHUTANAN : Pagu Anggaran Naik Jadi Rp 6 Triliun

KEHUTANAN

Pagu Anggaran Naik Jadi Rp 6 Triliun

JAKARTA, Hutbun Indramayu - Pagu anggaran Kementerian Kehutanan naik dari Rp 3,4 triliun tahun ini menjadi Rp 6 triliun pada tahun 2011.

Pemerintah akan memanfaatkan kenaikan anggaran itu untuk memberikan insentif bagi pegawai Kementerian Kehutanan di daerah terpencil untuk mengoptimalkan program penegakan hukum dan penanaman pohon.

Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan mengungkapkan hal itu di Jakarta, Minggu (7/11). Pegawai Kemhut di daerah terpencil akan mendapat insentif antara Rp 1 juta dan Rp 1,5 juta per bulan sesuai lokasi tugas mereka.

”Bagaimana mereka bisa berkonsentrasi menjaga kawasan hutan dengan penghasilan yang ada, sementara keluarga butuh biaya berobat atau uang sekolah. Harus ada insentif bagi mereka sehingga pengawasan hutan dan pembinaan masyarakat di sekitar kawasan hutan bisa lebih optimal,” ujar Zulkifli.

Sekretaris Jenderal Kementerian Kehutanan Hadi Daryanto menjelaskan, tambahan gaji tersebut akan diberikan kepada sedikitnya 4.000 pegawai kehutanan yang bertugas di taman-taman nasional dan kawasan konservasi yang terpencil. Alokasi dana yang diusulkan dalam program insentif itu mencapai Rp 75 miliar.

Kemhut juga akan melanjutkan pembiayaan hutan tanaman rakyat melalui Badan Layanan Umum (BLU) untuk mempercepat akses masyarakat mengelola kawasan hutan produksi.

BLU sudah menyalurkan kredit berbunga lunak kepada petani hutan tanaman rakyat di Kabupaten Minahasa Selatan sebesar Rp 70,1 miliar, Minahasa Utara (Sumatera Utara) Rp 48,5 miliar, Mandailing Natal (Sumut) Rp 562 juta, dan Tebo (Jambi) Rp 2,5 miliar. (Ham)***

Sumber : Kompas, Senin, 8 November 2010 | 04:14 WIB

Sabtu, 24 April 2010

Lelang Kayu Perdana Berlangsung di Bumi Wiralodra

Lelang Kayu Perdana

Berlangsung di Bumi Wiralodra

INDRAMAYU – Lelang Kayu Perdana di gelar di Ruang Data II Setda Kabupaten Indramayu, Rabu (21/4) siang. Lelang kayu tersebut merupakan program pihak Perum Perhutani Jawa Barat yang dipusatkan di Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat. Pihak Perum menilai, program tersebut akan terus berlangsung di Indramayu meski kayunya dari berbagai daerah di wilayah Provinsi Jawa Barat.

Launchingnya yang semula akan dilakukan Bupati Indramayu Dr. H. Irianto MS Syafiuddin, namun karena orang nomor satu di Bumi Wiralodra itu, konon, tengah sibuk dengan berbagai kegiatan dengan sejumlah elemen masyarakatnya, sehingga diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Indramayu, H. Supendi.

Sehari sebelum pelaksanaan Lelang Perdana Kayu itu, Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Indramayu, Drs. H. Yayan Mulyantoro MM kepada ToeNTAS News mengatakan, pihaknya merasa bangga dengan adanya pelaksanaan lelang kayu tersebut. Konon, karena di Indonesia, baru pertama kali terjadi seperti di Indramayu itu.

“Itu berarti program kami dari Dinas Kehutanan dan Perkebunan sangat berarti bagi berbagai kalangan, karena pelaksanaan lelang itu setidaknya lebih transparan, sebab bisa diketahui umum. Siapa pun boleh ikut lelang kayu di acara yang sudah diagendakan tadi. Namun yang terpenting, semua pihak harus sadar menjaga hutan dan melestarikannya, supaya kita tidak kekurangan kayu di masa-masa mendatang,” kata Yayan di kantornya. (Satim/ToeNTAS News)*** Sumber : ToeNTAS News, Sabtu, 24 April 2010


Kamis, 28 Januari 2010

Kasus Pembalakan Liar di Indramayu Cenderung Meningkat

PEMBALAKAN LIAR INDRAMAYU

Pencurian Kayu Marak

INDRAMAYU, Hutbun Indramayu - Selama tahun 2009 terjadi 19 kasus pencurian kayu di kawasan hutan milik Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan Indramayu, Jawa Barat.

Kepala Administratur Perum Perhutani KPH Indramayu Budi Sohibudin, Rabu (27/1), menyebutkan, dari 19 kasus pencurian kayu selama 2009, terdapat 15 kasus yang telah diproses polisi dan 11 kasus telah divonis. Jumlah kasus itu lebih banyak daripada tahun 2008, yaitu 11 kasus dengan 10 kasus telah divonis.

Budi menjelaskan, pelaku tergiur mencuri dan menjual kayu jati untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka, terutama pada musim paceklik dan musim hajatan. Kayu jati curian dijual Rp 20.000-Rp 50.000 per batang.

Pencurian kayu semakin dipermudah dengan bagusnya akses di sekitar hutan Indramayu, termasuk jalur Cikamurang-Sanca-Bantarwaru, yang menghubungkan Indramayu dengan Subang dan Sumedang. Pencuri umumnya menebang pohon pada petang hari dan menjelang fajar, lalu membawanya dengan sepeda, sepeda motor, atau mobil untuk dijual kepada penadah.

Komandan Regu Keamanan KPH Indramayu Utom Priatna menambahkan, pengawasan sudah ditingkatkan, termasuk melibatkan masyarakat desa yang peduli hutan. Namun, pencurian kayu tetap banyak muncul, terutama di empat lokasi, yaitu di Resor Pemangku Hutan (RPH) Cipondoh, Jati Mulya Selatan, Sanca, dan Cikamurang. (tht)***

Source : Kompas, Kamis, 28 Januari 2010 | 03:15 WIB

Ada 1 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda

suraryo @ Kamis, 28 Januari 2010 | 10:27 WIB
Itu namanya petugasnya memble.

Jumat, 04 Desember 2009

Indramayu Punya Hutan Kota Kayu Putih

Hutan Kota Kayu Putih Indramayu

Hutan Kota Indramayu Masih Berupa “Rawa”

INDRAMAYU – Kondisi Hutan Kota Kayu Putih di Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat sudah ada sejak tahun 1990-an. Kawasan Hutan Kota berupa tanaman kayu putih itu terletak di Jalan Pahlawan Indramayu. Gambar diambil pada Senin, 4 Mei 2009. Namun saying, keberadaan hutan tersebut belum diformat menjadi kawasan wisata yang ada di sekitar jantung Indramayu kota. Kondisi Hutan Kota Kayu Putih itu masih berupa rawa. Informasinya, menjelang pertengahan 2009, akan ada royek pengurukan untuk areal Hutan Kota Kayu Putih tersebut. (Satim)***

Source : www.satimterus.blogspot.com, Selasa, 05 Mei 2009

Hutan Kota Kayu Putih Sudah Diuruk

INDRAMAYU - Kondisi Hutan Kota Kayu Putih Kabupaten Indramayu yang ada di Jalan Pahlawan Indramayu, kini sudah diuruk. Meski tak lagi berupa rawa, namun penataannya terlihat belum selesai. Pihak Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Indramayu menyebutkan, bahwa kawasan itu akan dibangun untuk obyek wisata alam untuk masyarakat. Gambar diambil pada Selasa (1/12) sore. (Satim)***


Hutan Kota Kayu Putih, Jalan Menuju Tambak

INDRAMAYU – Keberadaan Hutan Kota Kayu Putih Indramayu merupakan kawasan lintasan menuju Desa Tambak, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat. (Satim)***

Source : www.satimterus,blogspot.com, Jumat, 4 Desember 2009
Foto-foto : Satim

 

My Blog List

Site Info

free counters

Followers